Remah-remah Pikiran (I)

June 27, 2007

June 14th, 2007 (17.45) @ AL (angkot bo’)

menulis itu seperti menangkap kupu-kupu liar dalam hutan rimba. Kau bisa memilih cara untuk mengikatnya. Kamu bisa memancingnya, menangkapnya dengan jala, memasang umpan dan sebagainya. tapi yang terpenting, kamu sudah mengikatnya. no matter what the tools.

kupu-kupu itu adalah ide-idemu. dan alat yang kau gunakan adalah pena dan kertasmu, komputer, laptop, hp atau apapun untuk menuliskan ide-idemu. 

NB : Ternyata memang, menikmati senja bersama coklat dan green tea memang obat stress buat saya :)

4 Responses to “Remah-remah Pikiran (I)”

  1. gaw Says:

    dalem nih maknanya..!

  2. zam Says:

    lah kamu ni mo nulis apa berburu?

  3. tjahaju Says:

    coklat and green tea.. ga mati rasa ta? dominan rasa coklatnya ya?

  4. Zawa Says:

    Di angkot masih sempat2nya nulis… ahahahhaa… kalo aku mending bobo’ aja di angkot :P

    Wah jadi pengin minum fresh tea… loh apa hubungannya??? ahahahaha… thanks buanget El lagu the milo nya…

Leave a Reply