Review : V for Vendetta (2006)
August 29, 2009
“Remember, remember, at 5th November…”

gambar dari sini
Kalimat di atas menjadi kalimat pembuka film yang diperankan Hugo Wavies dan Natalie Portman. Dengan latar belakang pemerintah Inggris yang totaliter di era masa depan, muncul pemberontakan yang dilakukan manusia bertopeng dengan kostum ala Guy Fawkes yang menjuluki dirinya V. Pada suatu 5 November, Old Bailey diledakkan dan membuatnya terlihat seperti letusan kembang api tepat jam 12 malam. Setelah itu, V mengatakan pada publik melalui televisi bahwa, “untuk mengetahui siapa yang bersalah atas semua yang terjadi, mari kita menatap cermin.” dan kepada orang-orang yang ingin bergabung dengannya untuk mengenakan topeng yang sama dan bergabung di Trafalgar Square, tepat 5 November, setahun sesudah peledakan ini.
Yang membuat aku jatuh hati pada film ini adalah alur cerita yang meyakinkan hingga saat kebenaran itu muncul, ternyata aku sudah tertipu sebelumnya. Begitu juga dengan aksen british V yang kental, dialog yang memukau di malam saat ia bertemu dan menyelamatkan Evey dari Fingermen. Dan tak lupa, klimaks yang memukau di akhir cerita, peluncuran kereta bawah tanah yang diisi dengan bom waktu dan rangkaian bunga mawar menuju Gedung Parlemen, yang diledakkan tepat 5 November pukul 12 malam diiringi dengan alunan musik klasik, dihadiri oleh masyarakat Inggris yang berkumpul di Trafalgar Square dengan mengenakan topeng V, mulai dari anak kecil hingga orang tua, menyaksikan peledakan Gedung Parlemen tersebut.
Jarang aku menonton film yang bisa membuatku jatuh hati dengan ceritanya, dan film ini adalah salah satunya
NB : aku belum pernah baca bukunya, jadi menurutku, film ini bagus
Weekend Movie(s)
February 13, 2009
Akhir minggu memang waktunya nyantai bin leha-leha. Ini beberapa film yang udah aku tonton minggu ini. Moga-moga ada yang suka
1. Heroes (Season 1, episode 1-15)
Mengingat sekarang Heroes yang udah memasuki season 3 (ato jangan-jangan udah masuk season 4?), maka bolehlah saya dibilang, “Cupu! Hari gini masi nonton season 1?” Tak apalah, yang penting dapet barang gratisan *lirik Ndud yang setiap hari ditagih Heroes episode selanjutnya ^^*
gambar dari sini
Hmm kalo yang belum nonton, Heroes ini bercerita tentang beberapa orang yang punya kekuatan spesial yang ga dimiliki orang biasa (sepintas kayak X-Men, minus kostumnya yang warna-warni), mulai dari penemuan kekuatannya, kisah pribadinya, hingga tegangnya kejar-kejaran sama orang yang mau mbunuh mereka. Serial ini punya cerita yang bagus, kadang-kadang sadis (kayaknya yang aku tonton uncensored nih, dimana yang namanya rusuk mencuat dari pinggang, mayat dibedah, leher ketancap kayu, kepala tanpa otak dll diclose-up gitu aja), ending di tiap episode bisa bikin penasaran terus. Tapi yah, karena tokohnya lumayan banyak, yang saking banyaknya di awal cerita harus ngapalin satu-satu sapa punya kekuatan apa, belum lagi flash back cerita satu dengan cerita lain, jadi nonton ini harus lumayan konsentrasi daripada bingung itu orang tadi ngapain ko sekarang udah di New York, misalnya.
2. Death Race
Masih dalam rangka uncensored (bahkan yang aku dapet ini katanya belum diedit, jadi masih ada timernya). Dari namanya aja film ini tentu aja ada kebut-kebutannya, dan tentu aja lebih mematikan, dimana balapannya mempertaruhkan nyawa, dengan satu tujuan: keluar dari penjara. Tapi ya itu tadi, selama dia masih hidup dalam Death Race tersebut…
gambar dari sini
Ceritanya ada Jensen Ames yang dituduh atas pembunuhan istrinya yang tidak ia lakukan. Ia kemudian dikirim ke Terminal Island, penjara paling brutal yang pernah ada. Di penjara ini, seseorang bisa bebas dari penjara bila memenangkan Death Race 4 kali berturut-turut. Tentu saja karena namanya Death Race, ini bukan balapan mobil biasa. Di balapan ini mobil dilengkapi dengan senjata mematikan seperti senapan, granat, paku, dan pelindung seperti asap dan minyak. Dan di sini, saling membunuh untuk memenangkan pertandingan adalah hal biasa. Layaknya gladiator, siapa yang kuat (dan punya taktik untuk menghadapi lawannya), ia yang bisa selamat dan keluar dari penjara…
Lagi-lagi banyak darah muncrat dimana-mana…
3. The Midnight Meat Train
Ini yang paling banyak darah muncrat dimana-mana (walo jujur aja sih, darahnya keliatan palsu), kepala lepas dari badannya, matanya diambil, giginya diambil, yang namanya mayat digantung kaya daging hewan…
gambar dari sini
Aku ga nonton dari awal, tapi udah tengah-tengah waktu si pembunuh yang hobinya bawa pemukul daging beraksi di kereta api, mbunuh korbannya satu-satu dengan mukul si korban pake pemukul daging sampe mati, darah muncrat dimana-mana, kepala terpisah dari badan, mata dicongkel, gigi diambil, trus digantung kaya karkas daging di pasar…
Satu hal yang pasti, ini film bisa bikin mual beneran n ga doyan makan daging selama beberapa hari. Jadi waspada aja…
NB : kalo ogah nonton yang berdarah-darah, nonton aja Spongebob Squarepants. Lumayan bikin rileks sejenak
Happy weekend all.
[review] Absolute Boyfriend
September 13, 2008
Satu lagi dorama live action yang diangkat dari komik, yaitu Absolute Boyfriend atau Zettai Kareshi (Yuu Watase).

(credit : crunchyroll)
Cerita ini dimulai dari perusahaan pembuat robot, Kronos Heaven, yang sedang mengembangkan robot humanoid 01 yang diprogram untuk menjadi sosok yang sempurna bagi pasangannya. Izawa Riko, yang sedang putus asa karena patah hati dipilih untuk menjadi responden untuk mencoba “produk baru” ini selama 5 hari free-trial. Awalnya Riko hanya menganggap Night (nama yang diberikan Riko pada robot 01 ini) sebagai barang elektronik biasa yang bisa meringankan pekerjaan rumah tangganya. Tapi lambat laun perhatian dan kasih sayang Night yang sungguh-sungguh melebihi programnya, membuat Riko luluh. Di sisi lain ada Asamoto Soushi, atasannya yang menaruh perhatian pada bakat Riko dalam membuat kue (yang kemudian juga menaruh perhatian pada Riko..)
Berbeda dari dorama live action biasanya, banyak hal yang berbeda bila dibandingkan antara komik dan live action-nya. Settingnya juga berbeda, dimana Riko yang di komik masih SMA, sedangkan versi live action-nya, Riko bekerja sebagai pegawai honorer di perusahaan bakery. Begitu juga dengan peran Soushi, Mika, dkk. Jujur aja, versi live action menurutku terlihat lebih bagus, manusiawi dan menyentuh dibandingkan komiknya. Mungkin itu sebabnya aku bisa betah nonton ini sampai episode terakhir (episode 11) dibandingkan baca komiknya sampai tamat.
Tapi ga hanya dari segi cerita yang lebih baik, dari segi pemerannya pun ga kalah bikin ngiler. Lihat saja Hayami Mokomichi yang berperan sebagai si robot, Tenjo Night yang super ganteng bin six pack (si body maut!), Mizushima Hiro yang berperan sebagai Asamoto Soushi, yang entah kenapa mengingatkanku kepada Hyde-sama tercinta (vokalis L~arc~en~Ciel yang tetap keren walo sudah om-om). Aibu Saki yang berperan sebagai Izawa Riko, si tokoh utama pun ga kalah imut (sekilas memang mirip Ueno Juri, tapi tetep donk Ueno Juri yang paling yahud!). lagu untuk ending episode juga bagus, dinyanyikan oleh Ayaka, judulnya “Okaeri”.
NB : kadang-kadang membayangkan kalo aja ada seseorang seperti Night dan berkata padaku, “Hajimemashite, kanojo!” (nice to meet you, girlfriend!) *Lolz*
[review] My Wife is a Gangster III
September 13, 2008
Lagi-lagi film agak jadul (tahun 2006 kayaknya), tapi gpp lah namanya juga nonton gratisan.hohoho.

(credits: Crunchyroll)
Di sini Lim Aryoung (diperanin Shu Qi, yang cantik bin sexy kayak Angelina Jolie) adalah anak dari seorang bapak gangster yang berpengaruh di Hongkong. Karena ada perselisihan dengan geng lain, dia diungsikan ke Korea Selatan. Di sana dia dititipkan pada Ki-Chul, anak buah gangster kenalan ayahnya yang agak bodoh tapi sebenarnya baik hati. Ki-Chul yang awalnya sebal setengah mati karena tingkah laku Aryoung yang terkesan sombong, malah jadi mati-matian ingin melindungi Aryoung dari serangan gangster saingan (padahal Aryoung jauh lebih kuat dari Ki-Chul!). Bagaimana kelanjutan dari cinta Ki-Chul pada Aryoung? Akankah Aryoung membalas cintanya? Lihat sendiri filmnya donk. Hohoho.
…
Sebenernya awalnya agak kecewa, liat pemeran utama pria malah ga ganteng (sedikit bego pula). Tapi lama-lama kesengsem juga, banyak adegan konyol yang bisa bikin ketawa ngakak (di samping adegan sadis ala gangster dan kata-kata kasar juga bertebaran di mana-mana). Shu Qi tampil cantik dan menawan, gayanya yang cool mengingatkanku pada Angelina Jolie di Tomb Raider. Overall, film ini lumayan menghibur (asal kuat liat adegan sadis dimana-mana dan banyak kata-kata kasarnya). Inget, jangan bawa anak kecil untuk nonton ini :p
A Moment to Remember.
July 31, 2008
Beberapa hari yang lalu aku dipinjami laptop uhuy, laptop euy oleh seorang teman, karena aku pingin nonton film. Dan salah satu film yang berkesan buatku adalah “A Moment to Remember”.
![]()
A Moment to Remember (dari Wikipedia)
Yap, ini film Korea. Barang lama sih, 2004, tapi tetap aja masi relevan dengan jaman sekarang. Dipastikan bila genrenya drama, bakal menguras air mata. Dan benar saja, di pertengahan film, tiba-tiba air mata sudah membanjir. Tak heran bila temanku si pemilik laptop yang notabene cowok itu meneteskan air mata waktu nonton ini.

Aku merinding sendiri, membayangkan bila aku berada di posisi Su-Jin, atau berada di posisi Chul-Soo.
Bisakah kau membayangkan, di saat kamu yang pernah patah hati karena ditinggal pacarmu yang notabene suami orang, pulang ke rumah dan malunya setengah mati pada orangtua, kemudian bertemu orang yang menjadi bagian hidupmu, dan di saat kamu sudah merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia, kamu perlahan-lahan lupa jalan pulang, lupa tanggal, lupa kenapa kamu mengelem kliping koran yang berisi foto suamimu sesaat yang lalu, lupa kenapa kamu tiba-tiba mengompol, lupa nama suamimu, dan lupa segalanya…
Atau di saat kamu yang membenci dunia, membenci ibumu yang meninggalkanmu saat kamu masih kecil dan meninggalkan setumpuk hutang, dan kemudian kamu pun bertemu dengan belahan jiwamu, seseorang yang paling berarti di dunia ini, dan menjadi orang yang paling bahagia di dunia…tapi ternyata belahan jiwamu kemudian lupa jalan pulang, lupa tanggal, lupa namamu (atau bahkan dia hanya ingat nama mantan pacarnya), lupa segalanya, dan saat kamu sudah hampir hancur berkeping-keping, dia pun pergi meninggalkanmu, menyisakan secarik kertas berisi pesan untuk tidak mencarinya dan menuliskan semua hal yang dia ingat, termasuk bahwa ia mencintaimu dengan sepenuh hati, sebelum dia lupa untuk selamanya…
Well, bagi pecinta film korea dan drama yang menguras air mata, ini menjadi tontonan wajib di akhir pekan

