Let me walk through.
September 6, 2008
sepertinya mellow mode on mulai kambuh, jadi mohon dimaafkan ya… *lirik big sistah yang suka sepet liat ni tulisan mellow yellow mulu. wekekeke*
Hari ini aku menikmati liburan dengan ibu dan sahabat-sahabatku. Jadi miss shopping (kapan lagi? :p), dan sorenya keluar bareng sahabat-sahabatku. Buka puasa di Saboten (nyamm~), dan sempat bercerita ini dan itu. Mereka mampir ke rumah, salah satu diantaranya mencoba mencari masa lalunya. Aku pun begitu. Aku tersentak betapa jauhnya aku melangkah mencari jejak mereka. Ya, mereka di sana. Tersenyum lembut. Yang entah kenapa semakin menguatkan perasaan tidak enak ini. Ada sesuatu yang salah. Hati nurani yang aku tutupi selama ini. Ya Allah, aku bersyukur atas segala hal yang Kau berikan padaku. Jangan biarkan aku tersesat lagi dan tenggelam pada penyesalan, Ya Allah…
Perlahan tapi pasti, biarkan aku melangkah sendiri.
“Malam memang terlalu indah dengan bintang-bintangnya,
menikmati mimpinya, dan sejuk selimut embunnya.
Namun aku tak tahu esok kemana,
dan apa yang harus aku lakukan.
Tapi aku sadar kaki ini akan melangkah dan melangkah.
Di depan sana samar lentera terkedip dalam gelap.
melangkah, berlari…
Aku harus tetap terus melangkah.
Aku yakin lentera itu akan bersinar terang dan menuntunku.
Dan kumulai langkah baru hidupku.
Tomorrow’s way. Happy Birthday…”
(puisi dari seorang teman yang diam-diam ternyata puitis juga *plaks* Makasih ya bwat puisinyaaa… *lirik seseorang yang cepat-cepat kabur* :p)
Happy Bday to Me (walo telat sehari)
September 5, 2008
Iyah, karena ultah yang sebenarnya kemaren.

Dimana saya harus memberi makan mentraktir 20 orang yang hadir saat rapat gathering di IAAS tercinta *plaks*
oh well. udah 21 tahun ternyata. “Udah waktunya punya anak 2,” kata anak buahku *lirik Ciki-ciki-rol* Harapanku di usia segini? Entahlah. Biarlah aku dan Tuhan yang tahu.. 
tapi yang pasti dalam waktu dekat harus diet yang bener dan kebut ngerjakan laporan PKL! Osh!!
Di Persimpangan Jalan
July 27, 2008
Pagi ini, aku menemukan buku-buku berisi catatan kehidupan di masa lalu. Ya, diary berupa binder yang udah ga muat lagi karena terlalu banyak catatan di dalamnya, yang pinggirannya udah mo lepas (dulu aku isolasi malah. Sindrom malas beli binder baru. hehehe).
Saat aku membukanya, seperti kotak memori, semua berhamburan dan menyergap pikiranku, membangunkan kenangan masa lalu yang tersembunyi di balik ketidakpedulianku di masa sekarang. Ada catatan dari teman-teman seperjuangan di SMA, keluh kesah, senang sedih, saat-saat pelajaran yang membosankan sampai ditinggal main poker di belakang kelas, dan sejuta kenakalan masa SMA, catatan e-mail dan blog yang harus dikunjungi, kenangan tentang kakak kelas yang benci-benci rindu, kenangan tentang sahabat yang jadi pacar pertama..hmm gimana kabarnya sekarang ya?
Mengapa tiba-tiba aku ingin membuka catatan itu?
Mungkin karena beberapa hari yang lalu, aku bermimpi tentang seseorang yang tidak terduga. Yang aku kira sudah tidak ada cerita lagi tentang dia.
Cinta pertamaku dulu. Yang sepertinya berulang tahun hari ini (sepertinya? entahlah, aku juga hilang ingatan :p)
Berpijak dari sini, aku melihat teman-temanku yang sudah berpencar menuju jalan yang mereka pilih.
Teman-teman yang sekarang lagi PKL di luar kota. Seorang adek dan sahabat yang sekarang melanjutkan kuliah di Jerman. Seorang teman yang dulu kuliah sastra Jerman di Malang katanya September ini juga mau berangkat ke Jerman. Senior yang baru datang dari Swiss. Teman-teman IAAS yang ikut World Congress di Belarus (sudah pulang belum ya?). Seorang teman yang ingin sekali melanjutkan kuliah tetapi karena keterbatasan dana, memilih untuk menjadi penjaga toko.
Semua orang memilih jalannya sendiri. Apa yang aku lakukan sekarang? Aku malah duduk di sini, mengenang manisnya masa lalu, merenung mengapa semakin bertambahnya usia bukannya semakin dewasa malah semakin mengalami kemunduran pemikiran, masih bersikap tidak peduli akan masa depan. Aku berada di persimpangan jalan, antara beranjak dari tempat dudukku sekarang, atau tetap di sini, mempersiapkan bekal bila kesempatan itu datang. Entahlah, jalan mana yang akan aku pilih.
Cerita 4 September
September 7, 2007
Sebelumnya, terima kasih banyak buat temen-temen yang udah ngirim sms, e-mail, greetings, ucapan, doa, makanan (tapi boong) dsb dalam rangka hari saya menjadi tua, tanggal 4 kemarin. He3.
Belom apa-apa udah ditodong makan-makan, padahal dapet kado aja belom *ngarep banget* :p
Tapi sedih juga, coz dapet kabar Om Bebek telah meninggal dunia. Hiks2. Ga nyangka secepat itu… padahal dulu (duluuuu sekali, waktu Om Bebek blom pindah ke Aceh, masih di Jember) pernah nanya, kapan ketemuan, tapi ternyata sekarang ga bisa ktemu lagi…
What if…
June 11, 2007
Seperti biasa, aku menjalani hidup apa adanya. Kalau ada yang bikin happy, ya happy, kalo lagi sedih ya sedih. Well, mungkin karena sangat menikmati hari ini, aku melupakan sesuatu yang penting. Aku lupa untuk mempersiapkan diriku untuk sesuatu yang tidak terduga, yang sewaktu-waktu bisa merubah hidupku. Apapun itu.
…
Hari ini aku disadarkan oleh ibuku yang bercerita tentang persiapan yang beliau lakukan untuk kepentingan kuliahku dalam jangka ke depan. Aku tertegun. Aku tidak memikirkan bagaimana kerja keras ibuku, aku hanya menikmatinya. Aku lupa bersyukur bahwa karena ibuku, aku bisa menikmati hidup nyaman sampai saat ini. Sesuatu yang seringkali aku lupakan, sampai saat aku kehilangan itu semua.
…
Seperti halnya perasaan itu, aku baru menyadarinya saat aku kehilangan dia. Padahal sudah sebulan kita tidak bersama lagi, tapi sampai sekarang aku masih memikirkannya, walau tidak sesering dahulu.
…
Ngomong-ngomong, sepertinya aku agak korslet hari ini. Mungkin karena abis baca “Beyond The Sea”#9 dan “The Extra Kobayashi”#13?
NB : Selamat tambah tua ya, soulmatenya Jo
Menjadi Seorang Aktris??
June 10, 2007
correct me if I’m wrong :p
Kadang-kadang aku suka bertingkah yang di luar kebiasaanku. Berakting disini bukan hanya di sinetron atau film, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Dan hari itu, aku mencoba jadi feminin. Jiakakaka! :p
Pake rok panjang, dandan dikit, pake sepatu cewek, jalannya ga grusa-grusu, … dan berakting menjadi orang yang paling kalem sedunia, bahkan ketika aku bertemu dia. Aku mencoba bersikap sewajarku, seakan-akan ga pernah ada hubungan lebih dari teman… Honestly, I’m still missing him. Rasanya aneh bin ajaib. Mungkin aku bisa jadi aktris beneran. Ha3!
NB : Happy birthday to you, Mpir. Maaf telat sehari. Hpmu kemana ko ngga aktif??
Penculikan..!!
May 2, 2007
…penculikan foto dari tempat Om Zawa (yang lagi ultah. Hore! Kapan makan-makan?)
credit goes to : yang punya foto – Om Zawa. He3.

Jadi komentar saya tentang kopdar kemarin : SERU!! Rugi banget yang ga dateng, ga ketemu saya *cengengesan mode ON*. Thankyu Om Zawa, Om Ale, Pak Soni & istri, Mbak Intan & Ayana-nya
, Mbak Fa, Mbak Dian, Mbak Ari, Mas Tri, Mas Zul, Mister Sabil & Mbak Dita… Ada yang terlewat?
LPJ masih dikerjakan sama Om Ale (harus lengkap, sekalian lampirannya – foto2. He3), jadi Anda bisa liat laporan kopdar Malang 27 April kemarin di blognya Om Zawa, Pak Soni, Mas Zul, Mister Sabil (…yang ternyata kakak kelas SMA some years ago..
) , Mbak Fa… ada yang mau menambahkan?
NB : Om, saya sudah bikin LPJ loo… Jadi kapan kopdaran lagi sekalian traktiran?
Berubah dalam sehari saja…
April 26, 2007
Semalam, aku menghabiskan malamku dengan teman-teman dan seseorang yang aku sayangi. Ngerjain temen yang lagi ultah abis-abisan. Maap ya Wil, bukannya kita mo jahatin kamu, tapi kita kan care sama kamu… *pasang muka sok innocent* :p
Dan malam itu, jujur saja aku pengen banget bilang, “Sarang heyo…” ke kamu*, tapi aku rasa tanpa aku beritahu pun kamu sudah tahu…
Terima kasih karena sudah menemaniku malam itu
Dan tahukah Anda, hari ini pengumuman yang bisa buat jantungan anak Food Tech 05 : format laporan praktikum Teknologi Pengolahan, Analisa Pangan, dan Satuan Operasi sudah keluar! Dan dikumpulkannya secara berurutan pula: Selasa dan Kamis. Oh iya, jangan lupakan pengumpulan paper Gizi dan Evaluasi Pangan hari Senin, tugas Mikrobiologi Pangan dikumpulkan Kamis depan, dan tugas Teknologi Pengolahan 2 minggu lagi, plus besok ada praktikum Analisa Pangan. Bagoes… Bunuh saja sekalian! :p
Maka begitulah kawan, hidup itu berubah dalam sehari saja, tanpa ampun. Bukannya mengeluh, hanya saja tiba-tiba aku tertegun dan tak bisa berkata apa-apa. Badan yang sudah letih ini hanya bisa duduk dan terdiam, mencoba mengumpulkan segenap tenaga (halah) supaya bisa bangkit walau hanya sebentar saja…
Dan teman saya berkata, “Minna-san, ganbatte kudasai!”
*) kamu : maksudnya seseorang yang saya sayangi. Ojo GR dhisik ta… :p
3 Hari (untuk selamanya? film bgt…)
April 22, 2007
Hari Jumat, Sabtu, Minggu. Hari Pembebasan buat saya, karena UTS telah berakhir.
Walau tak tahu bagaimana hasilnya nanti. Yang penting UTS sudah dijalani.
Maka di hari pembebasan itu, saya yang selalu dilimpahi rezeki oleh Yang Maha Kuasa diberi hadiah melalui ibu saya. Sesuatu yang bisa membuat saya kemana-mana tanpa harus naek angkot lagi. Walo sebenarnya saya belum bisa mengendarainya-karena trauma masa lalu yang memalukan-ga mau belajar lagi gara2 panik – waktu ngegas langsung ngerem tangan – tau kan akibatnya?
Sebenarnya pada hari Kartini kemarin saya ingin membuat tulisan “Ibuku itu Kartini Masa Kini,” tapi apalah daya, saya malah asyik memikirkan cara bagaimana caranya, “Defragment Myself in 3 days” (dalam rangka Perfect Girl Evolution? emangnya aku Sunako-nya Yamato Nadeshiko Shichi Henge :p Oh iya, tak lupa saya ucapkan selamat Hari Bumi (Ah, bumi semakin tua, semakin sempit disesaki manusia, lingkungan semakin teraniaya…) dan met jadi tua untuk Adek Phino tersayang, yang sudah menginjak usia akhir belasan tahun. ^-^ Maafkan mbak ya yang ga bisa terbang ke Berlin sana buat ngucapin met ultah, jadinya ya via maya saja ya. Tapi traktirannya ga via e-mail juga kan?
Salah satu rencana untuk refreshing saya adalah nonton Street Ball di Samantha Krida kemarin malam. Jadilah saya habis maghrib keluar bersama seorang sahabat yang baru dari kondangan, menyempatkan diri untuk nonton. Sesak dan penuh asap rokok. Itu yang nggak aku suka. Tapi melihat aksi para pemainnya dengan stylenya yang keren, mau nggak mau kepincut juga *_*
Sayang sekali sahabat saya yang lain tidak bisa datang (yang satu harus mencari uang demi kebutuhan hidup *tsah*, yang satu lagi pijet gara2 abis tabrakan. Cepet sembuh yaa…)
Hari ini? Waktunya menyelesaikan hal-hal ga penting (let say… laporan praktikum Satuan Operasi :p) dan mulai menjalani hidup kembali dengan otak segar dan tertata rapi
Do all things with love and fun… Met wiken semuanya!! \^o^/

