dalam puisi-puisi itu..

aku menemukan

sebuah pencarian mendalam

kegelapan yang berkubang dalam mimpi-mimpinya…

bodohnya aku,

ternyata aku tak sendiri

yang terkadang harus hidup dalam kepura-puraan

yang hidup dalam kemunafikan

yang tinggal dalam kesepian…

hari ini kumelihat sisi lain darinya

kebimbangannya

kesendiriannya

kepedihannya..

kadang tak mengerti,

mengerutkan dahi

apa yang kau rasakan??

apa yang kau inginkan??

bertanya…

hanya pada bayangan saja

apa gunanya

getir memang,

pahit memang,

ketika keangkuhan dalam selubung persahabatan

tapi selalu…

ambil saja kehidupan dibaliknya

ahh..

manusia memang lemah,

manusia memang angkuh,

mau berkata apa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s