Ada lilin kecil yang aku bawa dengan kedua tanganku
kegelapan masih ada dimana-mana
sebagian orang di belakangku mendorongku ke samping kiri, menuju sebuah istana megah yang kosong
sebagian orang di belakangku mendorongku ke samping kanan, menuju sebuah gedung yang penuh sesak dengan orang-orang
namun masih ada seseorang yang membiarkanku tetap berdiri di sini, tersesat dan tak mengerti harus kemana lilin kecil ini kubawa.
dia berkata, “kemanapun kau pergi, itulah jalan yang kau tuju. jangan pikirkan perjalanan panjang dengan bebatuan terjal, karena apapun jalan yang kau pilih, semuanya mengarah kesana. kini kau yang memegang kendali. kau yang memilih sendiri akan kemana kau membawa lilin kecil itu pergi. ikuti kata hatimu, InsyaAllah jalan yang sesungguhnya akan terbentang untukmu.”

(termenung sendiri ketika merasa bimbang akan memilih masa depan yang memang tak pasti.)

Advertisements