Ini bukan evolusi, karena jadinya bukan dengan perlahan (atau mungkin aku yang tidak menyadarinya?).

Aku memicingkan mataku, menatap silau yang ada di hadapanku. Dunia kampus.
Aku menundukkan kepalaku, kulihat ada tulisan “Masih Bermental Anak-anak”.
Lalu?
Kucari sekelilingku, mungkin ada yang aku kenal, dan mungkin bisa membantuku untuk sampai kesana. Tak ada. Aku semakin bingung.
Ya, jangan tertawa. Aku akui aku masih gemetar membayangkan bahwa aku telah menjadi mahasiswa aka mahasiswa baru.
Aku akui aku masih bermental manja, ga bisa mandiri, pasif, ga kritis, dan harus dimotivasi terlebih dahulu untuk maju.

Yakin nih bisa beradaptasi?
Dijalani dulu deh. Insya Allah aku akan menemukan jalanku.

Masih shock ala mahasiswa baru.
Minder karena Langit (baca=orang lain yang sebaya denganku dan sama2 mahasiswa baru) begitu tinggi dan siap menghadapi apapun.
Mampukah aku?

Pasti.

updated:
Lilyt
abiz telp akuw, kangen sama temen2 yang laen, jadi pingin back to school lagi huhuhu.
Cumi2 aku telp sesudahnya, dia ternyata jadi Panitia 17an di kampungnya, sampe suaranya abiz jugak hihihi. Dan ternyata dia udah dapet cw lagi, masi satu kampung malah o_O Well, moga2 langgeng aja deh Cum, smoga dia itu memang cinta yang terakhir bwat kamu πŸ˜‰ Anyway, congrats ya Cum udah jadi mahasiswa Poltek UB Manajemen Informatika πŸ™‚

Advertisements