1. Dipanggil “Ibu” itu sangat menyedihkan bila:

– Anda masih muda, remaja ceria dan sama sekali belum married apalagi punya anak, masih sekolah atau kuliah.
– Anda tidak memiliki wajah keibuan, malah cenderung kebapakan.
– Orang melihat sekilas saja dari penampilan. Ingat, penampilan itu bisa sangat MENIPU. Mungkin karena dandanan ga jelas macam celana kedodoran warna item, kaos merah bata dengan sablonan bertuliskan “Sarangan”, sandal teplek ala sandal hotel, kerudung item model ibu-ibu dengan manik-manik, serta menjinjing keranjang belanja di tangan kiri dan dompet di tangan kanan.

2. Partikel debu di bawah sinar matahari itu lucu… Melayang-layang ga jelas seperti ubur-ubur di dalam laut…

3. Semakin tinggi tingkat frustasi, semakin banyak pula makanan yang dikonsumsi.Snack, jamu, cokelat, bakso, tahu, kopi susu, kacang, nasi, sup wortel dan jagung manis yang tinggal kaldunya, jagung manis, ati ayam…

Tambahan:
Beberapa hari yang lalu dipanggil “Bu” lagi (hiks) oleh manusia berjenis kelamin perempuan, masih muda-kyanya masih SMA, dan mungkin rabun karena manusia yang satu ini JELAS-JELAS masih umur 19 bukan 59. Aarrgghh..!! Bisa jadi karena wajah ini yang ga fresh-aka-kumus2 (belum mandi pulak), hem bapak-bapak motif kotak-kotak warna abu-abu, celana gombrong warna item (ato biru donker?), plus rambut lepek-berminyak-ga jelas bentuknya *sigh*.

Advertisements