Tenggelam dalam lautan kata. Masih bergumul dengan laporan praktikum Mikrobiologi Umum (kali ini judulnya MPN-Most Probable Number-biarin temen2 nyasar lagi ke sini he3), jadi bendahara sie perlengkapan untuk ospek jurusan, tugas biokimia, fisiologi dan teknologi pasca panen, menghadapi ujian praktikum VB, pengamatan praktikum Hitungan Cawan jam 7 malam, dan sebagainya… (tidak aku teruskan, daripada bikin iritasi mata).

I don’t know how she does it, seperti judul novelnya Allison Pearson.

Begitu juga denganku, yang kata teman-temanku, “Hidup mati untuk laporan praktikum mikro,” sampai-sampai tidak menggubris hal-hal di luar itu, padahal mereka memiliki peranan vital dalam hidupku.

Aku tak menyadarinya, sampai seorang temanku yang baru pulang dari Kondang Merak berkata, “Akhirnya salah satu impianku untuk snorkeling terkabul juga. Doakan ya impianku untuk ke luar negeri juga terkabul.”

Dan aku pun terlempar ke luar arena. Kembali belajar meraba dan melihat bagaimana caranya mewujudkan mimpi. Dulu aku memilih nick “dream-catcher” karena aku adalah seorang yang memiliki banyak mimpi, yang ingin aku wujudkan. Walau itu terasa tak mungkin. Dan sekarang…

Apa mimpiku…?

NB: Turut berduka cita atas musibah gempa di Jogja dan sekitarnya. Guys, apa kalian baek-baek aja…?

Advertisements