Farewell…

Tahukah apa itu perpisahan?
Ia adalah kabut yang tiba-tiba muncul di hadapanmu,
datang saat kau mulai bisa tersenyum,
menghalau penglihatanmu,
dan saat kabut itu menghilang,
senyum itu juga ikut menghilang,
berganti rasa pedih dan kehilangan.
10.06.06

Naif memang, bila seseorang terus-terusan lari dari kenyataan, menghindari pahitnya perpisahan. Siapa yang menyukai perpisahan, apalagi dengan orang-orang yang disayangi? Padahal dengan mereka ia bisa tersenyum dan tertawa mengusir duka. Tentu saja, perpisahan adalah bagian dari kehidupan, seperti halnya dengan pertemuan. Pilihannya ada dua, diakhiri dengan senyuman dan atau air mata. Meninggalkan lubang hitam atau memberikan cahaya dalam hati.

Saat teringat pertemuan dan perpisahan di masa lalu. Membayangkan apabila tidak bertemu lagi dengan orang-orang tersayang dan harus meninggalkan atau ditinggalkan mereka. Mungkin aku tak akan pernah siap dengan kenyataan.

Hiatus?

Memangnya aku sanggup? 😉

NB : Duh. Maaf ya malem ini lagi mellow. Entah kenapa, jadi banyak mikir ini. Efek dari laporan praktikum kah? Dunno’… Yang pasti ada gangguan nih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s