Aku tak ingin menjadikanmu pelampiasan,
atas kekecewaan yang aku pendam selama ini tentang dia.
Menjadikanmu seseorang dalam posisinya.
Aku juga tak ingin menyakitimu,
karena kau tak layak untuk menerimanya.
Aku juga tahu apa yang kau rasakan,
ketika orang yang pernah kamu sayangi
memilih menjalin sehidup semati dengan orang lain.
Karena kita sama-sama terluka (atau setidaknya itulah yang tampak),
maka biarkan luka kita sembuhkan bersama-sama,
tanpa membuat luka dan tetap sedekat ini.
Menjadi kakak dan adik yang sehati.

NB : Untuk ‘kakak’, maaf ya kalo adek suka mikir yang berlebihan, menyalahartikan perhatian yang kakak berikan 🙂

Advertisements