Tragedi Tinta

Awalnya pagi ini ingin mengisi tinta hitam printer Canon tersayang. Karena semalam lupa beli, pilihan yang ada di rumah hanyalah tinta suntik. Trauma akan keringnya cartridge atau kebocoran tinta menjadikan aku berpikir kesekian kali. Tapi apa daya, karena kebutuhan cukup mendesak, mau ga mau harus isi tinta. Ucap basmalah, tinta disuntik ke cartridge, satu tetes…oke… tapi ko agak macet ya? kemudian… CRUTT!! benar saja, kali ini tinta muncrat kemana-mana, ke lantai, dinding, tangan, muka, baju…
Yah.
Maka hanya satu pilihannya, beli cartridge baru. Mahal dikit gpp deh, daripada ngerusak printer *sigh*. -_________-“
Dan disinilah saya, di depan komputer dengan tangan, muka dan baju bekas tinta. Sudah dibersihkan sih, tapi tetap saja tidak bisa hilang bener-bener. Hiks.

Ngobrol-ngobrol, hubungan saya dengan kedua teman baik saya baik-baik saja. Kemarin yang satu tetap sms ga jelas (manfaatin pulsa gratisan rupanya), sedangkan yang satu masih suka njailin orang dan doyan manga. Sepertinya niat saya untuk menularkan minat terhadap manga Homunculus dan Death Note terlaksana. Ha!

Anyway, met wiken semuanya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s