Entah kerasukan apa…
Beberapa teman saya mulai gandrung dengan kata-kata “soulmate”
Efek dari film??
atau mungkin…
berdasarkan kenyataan dimana dalam suatu angkatan ada beberapa kelompok manusia, entah berdua, bertiga, berempat, atau banyak orang.
dimana mereka bergabung karena merasa nyaman, merasa menemukan belahan jiwa mereka.
entahlah.
geli aja sih, kadang2 kalo ketemu temen pertanyaannya suka aneh kya, “Eh, soulmate-mu mana?” or manggil orang bukan dengan nama, tapi dengan, “Eh, soulmatenya XX*!”
atau kalimat seperti, “Kita kan soulmate..!!”
Hahahahaha.
Trend sesaat? (Jadi inget seminarnya 3G yang bayar 50 ribu perak dimana ada pak KRMT itu)

BTW, orang yang menyebarkan ‘virus’ soulmate ini adalah orang yang membuat cerpen Cintamu Nasib Sebatang Tebu (pernah aku singgung di sini dan di sini-di mana nama saya menjadi salah satu tokoh antagonis. he3) dan Semalam di Jogja (sinopsisnya di sini-kalo ga salah katanya dimuat di Kompas beberapa waktu yang lalu… laen kali kalo ada traktiran ajak lagi ya! he3)

catatan :
XX = bisa diganti dengan nama orang. Bisa cewek atau cowok (mungkin kalo cowok lebih tepatnya XY?)

Advertisements