…kalo saya seperti jelangkung. datang tak diantar, pulang tak dijemput. alias sering mampir ke rumah kawan-kawan sekalian tapi jarang menyapa atau beropini seperti biasa. maka tak heran bila kawan-kawan mengira saya sombong atau bagaimana (apalagi yang di multiply, banyak message yang belum terbalaskan. gomen ne~).

Tenang saja, saya cukup baik hari ini. hanya mungkin sedikit kebingungan untuk cara penghitungan kromatogram dan malas menerjemahkan derivatisasi asam laktat (laknat, kata teman saya :p) dalam laporan GC TERCINTA. Atau mungkin sedikit tersudut oleh pikiran sendiri dalam kerangka perfeksionisme, seperti biasa. Tidak, ini tidak ada hubungannya dengan dia. Dia masih ada di situ, terkadang menyeretku dalam kenangan indah dulu, setiap aku berjalan di dalam kampus, melewati tempat dimana kita pernah JJM YKK (jalan2 malam yang kurang kerjaan). Tapi itu masa lalu.

Entahlah, aku selalu membawa kenangan itu bersama langkah kakiku. Padahal aku dan dia berusaha melupakan satu sama lain. Mungkin dia lebih mudah melupakanku, karena ada seseorang yang sudah menunggunya. Aku? Mungkin ada seseorang yang menungguku. Tapi untuk saat ini, maaf, biarkan aku menyembuhkan hatiku dulu. Aku tidak ingin terburu-buru, dan kemudian menyakitinya. Aku masih ingin sendiri. Hingga saat aku bisa merajut cinta kembali.

Ah. Maaf, lagi-lagi membicarakan hal ini -_-“

Advertisements