Remah-remah Pikiran (I)

June 14th, 2007 (17.45) @ AL (angkot bo’)

menulis itu seperti menangkap kupu-kupu liar dalam hutan rimba. Kau bisa memilih cara untuk mengikatnya. Kamu bisa memancingnya, menangkapnya dengan jala, memasang umpan dan sebagainya. tapi yang terpenting, kamu sudah mengikatnya. no matter what the tools.

kupu-kupu itu adalah ide-idemu. dan alat yang kau gunakan adalah pena dan kertasmu, komputer, laptop, hp atau apapun untuk menuliskan ide-idemu. 

NB : Ternyata memang, menikmati senja bersama coklat dan green tea memang obat stress buat saya 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Remah-remah Pikiran (I)

  1. Di angkot masih sempat2nya nulis… ahahahhaa… kalo aku mending bobo’ aja di angkot 😛

    Wah jadi pengin minum fresh tea… loh apa hubungannya??? ahahahaha… thanks buanget El lagu the milo nya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s