Apa bedanya dengan lagu, “Too Much Love Will Kill You,”? :p

Beda donk! Namanya juga asal bikin judul :p

Well, ini hanya menyindir diri sendiri dan orang lain yang memiliki penyakit yang sama 😀

Kalo kata Patrick David Yanello, aku dan orang-orang perfeksionis lain tergolong manusia yang memiliki sifat “Tanda Titik” yang mendetail dan kadang-kadang suka rewel kalo hasilnya tidak sempurna 🙂

Terkadang ini menyulitkanku, dimana secara tidak sadar aku terlalu mengkritik orang lain tanpa perasaan, karena prinsipku, “Lebih baik terang-terangan daripada ngrasani di belakang,” tapi ya gitu.. Untuk beberapa orang yang akrab denganku dan memahami sifatku, fine-fine aja kalo aku ngomong blak-blakan. Tapi untuk beberapa orang yang sensitif n ga terlalu ngerti aku, kesannya aku malah bikin mereka down n mereka liatnya aku judes gitu. Hiks.

Tapi sekarang aku belajar (dan masih belajar) dalam menghadapi orang lain yang tentu saja seringkali memiliki kepribadian yang berbeda denganku. Wong dengan orang yang sama-sama “tanda titik” aja sering eyel-eyelan :p

Jadi, tanda yang manakah Anda? 🙂

NB : Silahkan klik di sini untuk mengetahui “tanda” Anda. Anyway, kenapa bahasaku jadi formal gini ya? Hehehe.

Advertisements