Ingatkah kamu, kapan terakhir kalinya kamu melakukan hal-hal yang spontan terlintas di pikiranmu?

Aku tak ingat, tapi selalu ada saat-saat dimana aku keluar dari jalur yang aku tempuh dalam sekejap mata. Misalnya dulu suatu ketika, aku yang berencana langsung pulang ke rumah, tiba-tiba ingin makan fast food. Seketika aku mampir ke suatu resoran fast food, sendirian. Mungkin ini bukan hal yang aneh bagi orang lain, tapi bagiku ini suatu penyimpangan bagi aku yang selalu merencanakan apa dan kemana aku melangkah. Ditambah lagi aku bukan orang yang terbiasa dengan suatu hal yang baru dan tak direncanakan. Baru aku sadari artinya sendiri saat itu.

Begitu juga semalam. Setelah lelah menatap layar monitor nonstop 6 jam (maen game online), waktu sudah menandakan jam setengah tujuh malam. Biasanya aku minta dijemput atau minta bantuan dari orang lain, tapi kali ini aku ingin sendiri. Maka pulang dari warnet, aku naek angkot dan berjalan sendiri, lewat kampus (cari tempat yang agak ramai dan terang), melewati jembatan Sukarno-Hatta, melewati para pengemis, penjual jagung rebus, rumah kosong tak terawat yang berdampingan dengan vihara yang megah seperti istana, sambil menatap langit malam itu. Berpikir akan kemana aku akan melangkah…

wondering...

“…di dunia ini, banyak orang yang tidak bisa langsung ke tempat tujuannya, tapi mampir ke suatu tempat dulu. Walaupun bagi yang melihatnya tampak seperti tersesat, sebenarnya itu adalah saat-saat yang penting baginya.”

The Wandering Class –  Mariko Nagahara

Advertisements