Dalam gerimis, aku mengayunkan langkahku, perlahan tapi pasti, melalui jalan menuju rumah.
Mengingat senyum yang aku bagi, cerita yang aku dengarkan, buku yang aku baca, kucing berwajah innocent, percakapan yang terjalin pada hari ini…
…dan harum tanah yang disapa hujan tengah malam itu, membaur dengan percakapan hingga jam 3 pagi.
Seperti malam itu, pekat tanpa bintang, dan kini yang tersisa hanyalah kenangan yang mulai memudar, walau rasanya masih sama.
Aku menyesal, sekaligus bersyukur untuk semua yang aku rasakan hingga saat ini.

PS. Jangan pernah lupa untuk tersenyum šŸ™‚

Advertisements