“Remember, remember, at 5th November…”

v for vendetta
gambar dari sini

Kalimat di atas menjadi kalimat pembuka film yang diperankan Hugo Wavies dan Natalie Portman. Dengan latar belakang pemerintah Inggris yang totaliter di era masa depan, muncul pemberontakan yang dilakukan manusia bertopeng dengan kostum ala Guy Fawkes yang menjuluki dirinya V. Pada suatu 5 November, Old Bailey diledakkan dan membuatnya terlihat seperti letusan kembang api tepat jam 12 malam. Setelah itu, V mengatakan pada publik melalui televisi bahwa, β€œuntuk mengetahui siapa yang bersalah atas semua yang terjadi, mari kita menatap cermin.” dan kepada orang-orang yang ingin bergabung dengannya untuk mengenakan topeng yang sama dan bergabung di Trafalgar Square, tepat 5 November, setahun sesudah peledakan ini.

Yang membuat aku jatuh hati pada film ini adalah alur cerita yang meyakinkan hingga saat kebenaran itu muncul, ternyata aku sudah tertipu sebelumnya. Begitu juga dengan aksen british V yang kental, dialog yang memukau di malam saat ia bertemu dan menyelamatkan Evey dari Fingermen. Dan tak lupa, klimaks yang memukau di akhir cerita, peluncuran kereta bawah tanah yang diisi dengan bom waktu dan rangkaian bunga mawar menuju Gedung Parlemen, yang diledakkan tepat 5 November pukul 12 malam diiringi dengan alunan musik klasik, dihadiri oleh masyarakat Inggris yang berkumpul di Trafalgar Square dengan mengenakan topeng V, mulai dari anak kecil hingga orang tua, menyaksikan peledakan Gedung Parlemen tersebut.

Jarang aku menonton film yang bisa membuatku jatuh hati dengan ceritanya, dan film ini adalah salah satunya πŸ˜‰

NB : aku belum pernah baca bukunya, jadi menurutku, film ini bagus πŸ™‚

Advertisements