Dalam secangkir teh mint.

Memandang langit dari balik jendela, mendung dan sesekali gerimis turun. Bersama secangkir teh mint, lupakan sementara isi laci yang berantakan, benang yang kusut, jahitan yang tak terselesaikan, caci maki orang-orang dalam imajinasi, tekanan yang tak terlihat, galau yang tak tuntas, dan remah-remah pikiran yang berserakan.

Dalam secangkir teh mint, hangatnya air putih bersanding dengan dinginnya aroma dan rasa mint. Ada galau, senyuman, air mata, pertemuan, perpisahan, kesepian, kerinduan, cerita yang dibagi bersama. Mengudara dalam aroma mint dan udara sehabis hujan di sore hari.

Terima kasih untuk kiriman buku dan tehnya, telah datang di saat yang tepat šŸ™‚

Advertisements

4 thoughts on “Dalam secangkir teh mint.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s