[review] Gokusen : The Movie (2009)

Sebenarnya saya baru membaca komiknya, itu pun belum sampai tuntas karena menurut saya komiknya terlalu datar ceritanya. Satu lagi, bahkan saya belum menonton versi dramanya yang ada Jin Akanishi dan Jun Matsumoto yang manis itu (season berapa ya?). Tapi tak apalah Kazuya Kamenashi sebagai Ryu Odagiri cukup menyenangkan mata ^^. Jadi waktu menonton film ini, saya cukup bingung sendiri dengan kemunculan beberapa pemain dari sekolah lain. Saran saya, tontonlah dulu versi dramanya sebelum nonton versi movie-nya.

Kumiko Yamaguchi a.k.a Yankumi, seorang cucu bos Yakuza dan menjadi guru di sekolah khusus laki-laki (yang entah kenapa, murid-muridnya kaya preman semua). Tujuannya adalah tak hanya mengajarkan murid-muridnya hal akademik, tapi juga tentang hidup. Walau sudah disembunyikan sedemikian rupa, tentu saja gaya yakuza Yankumi kadang-kadang keluar juga (-_-“). Yankumi sekarang mengajar di kelas 3-D Akado High School, dan dibantu oleh partner sementara sekaligus mantan muridnya, Ryu Odagiri.

Ada dua cerita disini, yang pertama tentang murid 3-D, yaitu Reita yang berurusan dengan geng bermotor gara-gara berkelahi untuk membela teman-temannya. Karena itu, Yankumi diberi ultimatum oleh Kepala Sekolah, “Kalau murid 3-D bermasalah lagi, kamu yang dipecat!” Reita tak ingin merepotkan Yankumi, jadi dia sendiri yang menghadapi mereka… Tentu saja Yankumi tidak tinggal diam melihat muridnya mengalami masalah…

Yang kedua adalah cerita tentang Ren, alumni murid 3-D yang dicari polisi karena diduga terlibat transaksi narkoba. Yankumi yang percaya Ren tak bersalah, bersama mantan murid-muridnya yang lain bersama-sama mencari Ren dan juga pelaku yang sebenarnya.

Walau tidak membuat saya menangis, tapi kata-kata Yankumi saat membela murid-muridnya cukup membuat saya merinding (maaf saya tidak menemukan quote-nya). Intinya, siapapun murid-muridnya, mereka adalah orang yang berharga. Saat merasa gagal, coba lagi dan coba lagi. Mengingatkan saya pada quote pada film The Curious Case of Benjamin Button (2008):

“For what it’s worth: it’s never too late or, in my case, too early to be whoever you want to be. There’s no time limit, stop whenever you want. You can change or stay the same, there are no rules to this thing. We can make the best or the worst of it. I hope you make the best of it. And I hope you see things that startle you. I hope you feel things you never felt before. I hope you meet people with a different point of view. I hope you live a life you’re proud of. If you find that you’re not, I hope you have the strength to start all over again.”

Film yang menarik, tentu saja. Next time saya coba untuk mereviewnya juga šŸ˜‰

Sumber:

Gokusen The Movie

Quotes Benjamin Button

Advertisements

4 thoughts on “[review] Gokusen : The Movie (2009)

  1. pernah ga kepikiran kalo tematiknya rada2 mirip sama GTO? selain itu, guru yang ngebantu murid-muridnya yang hobi tawuran juga sedikit mengingatkan sama PITCHRER :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s