Buku dan Sepatu.

I don’t care if you call me a nerd,

Karena bagiku lebih baik membeli buku daripada baju atau sepatu.

Kamu terkejut saat tahu berapa banyak yang aku habiskan untuk sebuah buku, tapi kamu santai saja saat membeli sepasang sepatu dengan harga dua kali lipat buku yang aku beli.

Selera orang berbeda-beda, kataku sambil tersenyum.

Kamu menganggukkan kepala, dan menyeretku pergi untuk melihat-lihat baju yang cocok untuk sepatu barumu.

Aku tersenyum senang selama perjalanan, seperti baru bertemu cinta pertama. Mengapa? Karena aku sudah mendapatkan buku yang aku idam-idamkan sejak beberapa bulan yang lalu, dan ada buku-buku lain yang mengantri untuk dibaca.

See, semudah inilah aku menyenangkan diri sendiri πŸ™‚

Advertisements

9 thoughts on “Buku dan Sepatu.

  1. Kamu terkejut saat tahu berapa banyak yang aku habiskan untuk sebuah buku, tapi kamu santai saja saat membeli sepasang sepatu dengan harga dua kali lipat buku yang aku beli.

    Selera orang berbeda-beda, kataku sambil tersenyum

    dulu saya habiskan bermilyar-milyar kepeng buat belanja buku. walhasil, kamar saya diinvasi berbuku-buku yang bikin saya kesulitan tidur lantaran porsi space buat badan saya enggak berimbang dengan space yang dilahap oleh koleksi buku. maka saya bersumpah palapa buat ngerem mati2an dari belanja buku… oh well, saya masih belanja majalah secara berkala sih… dan rasanya lucu juga ketika kudu belanja baju. anggarannya selalu jauh lebih besar ketimbang buat belanja buku, meski itu diluar kendali saya… 😐

    Karena aku sudah mendapatkan buku yang aku idam-idamkan sejak beberapa bulan yang lalu

    yang dwilogi Padang Bulan & Cinta Dalam Gelas?

    See, semudah inilah aku menyenangkan diri sendiri

    rasanya sedikit iri. saya benci dengan sindrom menjadi tua/dewasa. kompleksitas kita meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kerut-kerut dan keriput, tak sesederhana itu buat menyenangkan diri. palingan sekarang ‘Plants vs Zombie’ dan ‘Farm Frenzy 3’ cukup membantu… atau majalah TFI dan beberapa acara otomotif :3

    1. waow space untuk buku lebih banyak daripada buat badan? jangan2 itu sebenarnya kamar buat buku, bukan buat om kuro πŸ˜€

      sebenarnya yang diidam-idamkan beberapa bulan yang lalu selain dwilogi Padang Bulan & Cinta dalam Gelas adalah…Marmut Merah Jambu πŸ™‚

      farm frenzy 3? farm frenzy 2 aja belum kelar udah nyaris mati bosan ngandangin beruang buat dijadikan kornet :p

  2. Saya dulu juga lebih senang menghabiskan uang saya dgn beli buku daripada baju. Tapi sekarang, sudah lama sekali saya tidak membeli buku. Rasanya rindu masa-masa itu.

  3. Hai salam kenal. Nyasar kesini gara-gara search gambar novel clara ng buat posting di blog ^^
    Ternyata theme blog kita sama. Hehe

    Kalap lihat buku ? Sama hihi. Apalagi kalau ada bookfair, kesempatan beli buku bagus dengan harga miring. Tidak dipikirkan, kapan akan membaca buku-buku itu.
    Alhasil, beberapa buku masih rapi dengan plastiknya di rak buku.

  4. objek perbelanjaan orang memang beda-beda, saya sendiri juga lebih sering beli buku ketimbang baju, apalagi sepatu. Dan nikmatilah saat para buku masih bisa bikin senang πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s