Halo tetangga!

When we were young life was easier, right?  I know sometimes it seems that way.  But the truth is life still is easy.  It always will be.  The only difference is we’re older, and the older we get, the more we complicate things for ourselves (Marc & Angel).

Orang punya mobil bagus, sirik. Orang punya banyak temen, sirik. Orang punya rumah bagus, sirik. Orang travelling ke luar negeri, minta oleh-oleh yang banyak padahal kenal aja ngga. Melihat rumput tetangga terus-terusan itu melelahkan, teman. Rumput tetangga itu terlihat lebih hijau, tapi tahukah kamu, bisa saja hijaunya itu hijau pylox, misalnya? (oh itu masih terdengar sinis, ya?). Rumput tetangga itu lebih hijau, karena si tetangga memang merawatnya dengan tekun dan sungguh-sungguh. Rumput di halaman kita sendiri ditengok aja ga pernah, gimana mau punya rumput kaya tetangga?

Jadi… mari kita menengok ke tetangga hanya bila dibutuhkan, sebagai motivasi diri. Mari kita buat taman sendiri yang syukur-syukur lebih bagus dari punya tetangga, jadi giliran si tetangga yang sirik sama kita *evilgrin*

Advertisements

4 thoughts on “Halo tetangga!

  1. ouch, Ellya. *tertampar*

    tetangga punya pacar baik hati yang romantis, pengertian, suka ngirim bunga dan tahan mendengarkan Taylor Swift, sirik. 😆

    tapi siapa tau tetangga juga iri ama pacar kita yang biarpun menurut kita galak, kepala batu dan susah dimengerti tapi cerdas, menyenangkan dan ngga gatelan. *halah*

    iri kalo udah kelewatan bisa bikin capek dan sesek napas.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s