Random-picking dari sekian banyak film yang belum ditonton dan duduk manis berdesak-desakan dalam hard disk. Eh ternyata bagus ceritanya πŸ˜€ Yang membuat saya jatuh hati adalah sinematografinya (gambar-gambarnya memanjakan mata sekali). Setting dengan belasan negara, termasuk Indonesia (Bali dan tari kecaknya) sukses membius saya untuk tak beranjak dari kursi πŸ˜€

sumber foto: dari sini

Ceritanya adalah seorang anak kecil berumur 5 tahun bernama Alexandria (Catinca Untaru) yang dirawat di rumah sakit karena tangannya patah setelah terjatuh dari pohon jeruk. Alexandria senang sekali jalan-jalan di sekitar rumah sakit. Suatu ketika ia bertemu dengan pasien lainnya, Roy (Lee Pace) yang merupakan seorang stuntman yang mengalami kecelakaan di lokasi syuting. Roy menceritakan dongeng tentang 5 orang yang berbeda bangsa (dan tambahan satu orang lagi yang muncul dari pohon) namun memiliki satu tujuan: membalas dendam pada gubernur Odious. Dongeng tersebut divisualisasikan dari imajinasi Alexandria, jadi yang memerankannya juga orang-orang yang ada di sekitar Alexandria sendiri. Akankah dongengnya diakhiri dengan happy ending? Ga bisa ditebak semudah itu lho, harus nonton sampai selesai πŸ˜€

Awalnya saya sedikit kebingungan dengan ceritanya yang berpindah-pindah settingnya, namun harap maklum namanya juga imajinasi dan kenyataan dalam satu film, batasannya juga ga jelas. Aktingnya juga alami dan ga lebay, Alexandria yang polos, plus Lee Pace ganteng waktu jadi Black Bandit πŸ™‚ Dari segi penceritaan dongengnya sendiri, kita diajak melihat dari sudut pandang Roy yang sedang depresi, maupun dari sudut pandang Alexandria yang optimis dalam menghadapi hidup.

Roy Walker: [finishing the story, both he and Alexandria are crying] He can’t win. That’s because our masked bandit is a coward. Yeah. He never took an oath, he’s a fake. He’s a liar and a coward.
Alexandria: You’re lying.
Roy Walker: No. He had his fingers crossed. He has to die.
Alexandria: I don’t believe you.
Roy Walker: He’s dying.
Alexandria: Don’t kill him.
Roy Walker: There’s nothing left for him.
Alexandria: His daughter.
Roy Walker: He wasn’t her father, either.
Alexandria: She loves him.
Roy Walker: She’ll survive, she’s good.
Alexandria: I don’t want you to die. Roy. Don’t kill him. Let him live. Let him live. Don’t kill him. Roy? Promise? And don’t cross your fingers.
Roy Walker: Promise.
Alexandria: Show me your hands.
Roy Walker: [raises his hands] See?

Roy Walker: [to Alexandria] We’re a strange pair, aren’t we?

Yang ga saya suka cuma satu: posternya. Entah kenapa rasanya ga sreg liatnya. Terkesan tempelan di sana-sini. Tapi wong namanya dongeng, mungkin yang bikin juga bingung mau ambil scene yang mana dan unsur apa yang bisa mewakili filmnya *sok tau mode ON*

Advertisements