Tenang saja, aku masih disini.

Masihkah kita berpura-pura bahagia saat orang yang kita sayangi berbahagia dengan orang lain?

Kita berbahagia, tentu saja. Pada awalnya.

Lalu kita berpura-pura tetap bahagia, untuk menyenangkan hatinya.

Dan karena kita tak bisa terus-terusan berpura-pura, kita beranjak ke belakang, meninggalkannya tanpa jejak, tapi tetap ada di tempat yang bisa dijangkau, sehingga bila sewaktu-waktu mereka membutuhkan kita, kita bisa terbang kesana dengan secepat kilat.

Untuk sahabatku, Gemini penggemar lagu-lagu Kungpow Chicken yang sedang berbahagia, Leo dan Taurus, pasangan kodok hijau penggemar mie kuah cabe rawit 4 biji.

Advertisements

13 thoughts on “Tenang saja, aku masih disini.

  1. nggak. Saya sih menjauh dan putus tus tus hubungan. Enak aja. Emangnya eike jelangkung bisa main panggil seenaknya pas butuh?!
    *lah kok malah curcooollll*
    πŸ˜†

    saya sih tergantung siapa dulu objeknya. Ada hubungan yang tidak bisa diputuskan sampai kapan pun; keluarga, ikatan darah. Ada hubungan yg mesti terputus tapi bisa disambung dengan niat baik dan usaha keras; persahabatan. Ada hubungan yang sebaiknya dilempar saja ke laut lalu ditelan paus; si brengsek pematah hati.

    Baiklah. Saya makin ngawur.

  2. bahkan untuk menjauh pun rasanya susah, karena semakin canggihnya teknologi dan bertebarannya social network. Mungkin yg bisa dilakukan hanya menghindar dan meniminalisir kontak dan memberikan kesan tersirat; “i’m still alive”

    #curcol πŸ˜†

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s