[Review] Daydreaming

Salah satu karya pengarang shoujo manga favorit saya, Yoshimura Akemi. Tidak perlu pikir dua kali untuk menyewa komik ini.

Suzuko Odagiri, seorang mahasiswi universitas putri berusia 20 tahun yang jauh dari rumah dan ‘tinggal’ dengan kakaknya, Hatoko, yang egois dan keras kepala. Lebih tepatnya, secara sewenang-wenang kakaknya tidur di apartemen Suzuko sementara apartemennya disewakan sebagai pengganti love hotel (-_-“). Urusan makan dan segala kebutuhannya pun ditimpakan pada Suzuko. Sebenarnya Suzuko dan Hatoko tidak dibesarkan bersama karena waktu kecil, orangtua mereka bercerai. Suzuko dibawa ibunya dan Hatoko dibawa ayahnya. Singkat cerita, Suzuko hidup berkecukupan karena ibu Suzuko menikah dengan seorang pengusaha, sedangkan Hatoko dan ayahnya hidup miskin. Sembilan tahun kemudian, Hatoko menemui Suzuko, dan Suzuko yang merasa berutang banyak pada kakaknya yang terlihat menderita, secara sadar tidak sadar membiarkan Hatoko mengambil alih uang dan hidupnya…

Suzuko lama-lama tidak tahan juga, dan memutuskan untuk pindah dan menyewa kamar yang murah di rumah sepasang orang tua, demi menghindari kakaknya. Kakek pemilik rumah itu ramah dan baik hati, tapi tak lama kemudian meninggal dunia, sedangkan nenek pemilik rumah itu terkenal jahat dan keras kepala. Setelah bertengkar dengan kakak, Suzuko bertekad mengubah sifatnya yang lemah dengan bimbingan si nenek yang keras dan disiplin.

Milikilah semangat bertarung. Diskusi dan bertengkar itu berbeda. Kalau kamu merasa lawanmu mengajak bertengkar, kamu nggak perlu ragu lagi. Dia lawan, pahami itu dengan jelas. Kamu nggak perlu mengasihani lawan. Nggak boleh memperlihatkan kelemahanmu. Lindungilah teritorimu sekuat tenaga! Itulah cara bertengkar. Orang yang nggak punya semangat bertarung akan kalah. Kamu gadis baik hati, yang penurut dan rajin. Karena itulah… kamu nggak boleh turun derajat jadi pengecut yang dipermainkan orang yang nggak rasional.”

Tema komik yang dikarang oleh Akemi Yoshimura selalu punya pesan cerita yang mendalam, dan tidak melulu tentang percintaan.Detail gambarnya juga bagus,terutama untuk detail interior, rumah, atau bunga, yang rasanya bahkan terlalu bagus untuk ukuran komik :3  Kali ini tema yang diangkat adalah hubungan keluarga, terutama antara kakak-adik dan nenek pemilik rumah yang kelihatannya jahat dan keras kepala tapi sebenarnya berpendirian kuat dengan pandangan lurus.

Jangan mengatakan hal yang membuat orang tua merinding begitu. Gigi palsuku bisa lepas!”

Judul : Daydreaming
Bahasa : Indonesia (terjemahan)
Pengarang : Yoshimura Akemi
Penerbit : Level Comics
Terbit : 2007 (terjemahan Februari 2011)
Tebal : 192 halaman
Status : menyewa di rental komik langganan sejak SMA (kesana tak perlu ID card, cukup setor muka, yang jaga udah hapal sih)

* Cover diambil dari sini. 

Advertisements

7 thoughts on “[Review] Daydreaming

  1. Yoshimura Akemi memang jago dalam soal tema dan gambar. Pertama kali tau dari For The Rose. Semenjak itu berburu apapun komik karya beliau. Tapi yang If You Were Here agak aneh sih. Dan saya penasaran dengan Beyond The Sea.
    Sayang sekali koleksi For The Rose belum lengkap 😐

  2. saya hanya tau komik cewek yang dikarang Kyoko Hikawa lantaran pernah iseng baca komik punya kk 😛

    anw, saya nggak bisa bilang komik ini bagus apa enggak. tapi baca review kamu, sepertinya menarik dan inspiring *halah* meski beberapa ‘perlawanan’ seperti yang mulai dilakukan Suzuko akan berdampak pada beberapa psy-war *menilik pengalaman pribadi*

    Detail gambarnya juga bagus,terutama untuk detail interior, rumah, atau bunga, yang rasanya bahkan terlalu bagus untuk ukuran komik

    buat saya, rajanya detail tetap Obata Ken dan Ogure Ito :3

  3. @takodok: if you were here agak adult sih. haha. kalo beyond the sea saya pernah baca tapi lupa ceritanya -_-”

    @kurology: mungkin strategi ini juga ga bisa diaplikasikan mentah-mentah. yang pasti mental nyerangnya kudu lebih kuat daripada lawannya. yah kalo obata ken dan ogure ito rajanya detail, saya menobatkan yoshimura akemi sebagai ratunya detail 🙂

    @opat: kado buat aku ya pat? *puppy eyes*

  4. dah lama banget gag baca komik.. dulu waktu masih es em a pernah jadi hantu nya komik, hehehhe..
    boleh nie dijadikan referensi buat bacaan… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s