Photobucket

Jadi ceritanya tiba-tiba nonton film ini adalah karena ada yang mengajak nobar dengan teman-teman IAAS yang lain. Dulu pernah nonton trailernya dan kelihatannya memang seru kalau ditonton di bioskop dengan efek suara yang lebih menggelegar. Kebetulan lagi butuh tontonan yang lain dari biasanya alias mencari film yang memacu adrenalin.

“Sekelompok tim SWAT tiba di sebuah blok apartemen yang tidak terurus dengan misi menangkap pemiliknya seorang raja bandar narkotik bernama Tama. Sebagai tempat yang tidak dijangkau oleh pihak berwajib, gedung tersebut menjadi tempat berlindung para pembunuh, anggota geng, pemerkosa, dan pencuri yang mencari tempat tinggal aman.

Mulai bertindak di pagi buta, kelompok SWAT diam-diam merambah ke dalam gedung dan mengendalikan setiap lantai yang mereka naiki dengan mantap. Tetapi penyerangan mereka terbongkar. Dari penthouse suite-nya, Tama menginstruksikan untuk mengunci gedung apartemen dengan memadamkan lampu dan menutup semua jalan keluar.

Terjebak di lantai 6 tanpa komunikasi dan diserang oleh penghuni apartemen yang diperintahkan oleh Tama, tim SWAT harus berjuang melewati setiap lantai dan setiap ruangan untuk menyelesaikan misi mereka dan bertahan hidup.”

(sinopsis dari Cinema 21)

Adegannya sendiri asyik, berdarah-darah, bunuh-bunuhan disyut close up. Beberapa memang ada yang janggal, dialognya malah terkesan lucu, apalagi logatnya yang kental. Tapi tekanan demi tekanan dan alur yang cepat bisa menutupi kekurangan ini. Adegan berkelahi dengan tangan kosong yang intens dan cukup lama awalnya keren, tapi lama-lama jadi mikir ini karakter-karakter utamanya pasti punya ilmu kebal atau kanuragan. Udah digebuk, dibanting, dipuntir, berdarah-darah, sempoyongan aja masih bisa baku hantam keras dan tepat sasaran. Endingnya sendiri buat saya tergolong datar. Mungkin karena saya nonton ini sambil bayangin Final Destination, dengan efek yang liar seperti saat mereka keluar tiba-tiba gedungnya meledak untuk menghilangkan barang bukti, atau mendadak ada sniper yang menembak waktu mereka meninggalkan gedung… oke imajinasi saya semakin liar :p

Nah dek himam, silakan pe-er reviewnya dikerjakan. Ada yang sudah nonton film ini dan punya pendapat yang berbeda?

Advertisements