Favorite TV Series

Dari dulu saya tertarik dengan TV series atau cuitan yang membahas penyelidikan, medis, psikologi, forensik dan semacamnya (Amygdala, saya berada di barisan cengkeh nastarmu). Saya sudah menonton beberapa seperti:

Sherlock_titlecard.jpg

Sherlock. Saya lebih ngeh kalau nonton TV seriesnya daripada baca bukunya. Kasus-kasus unik dipadu dengan efek-efek dramatis yang membuat saya melongo disana-sini, aksen british yang menggigit (halah) dan tentunya uhuk mas timun aku padamu. Sayangnya setelah episode spesial The Abominable Bride, penonton harus menunggu tahun..2017 *banghead*

Bones_title_card.png

Bones. Cukup banyak membahas kasus forensik dengan intrik disana-sini tapi sebelum season 1 habis saya vakum nonton ini sementara, rasanya dr. Temperance “Bones” Brennan agak drama *sigh*

house-md_wallpaper-920x690

House MD. Pak dokter House yang pinter tapi minta ditampol ini selalu nemu kasus medis yang aneh-aneh, seperti pasien keracunan gara-gara alergi insektisida yang nempel di celana jeans murahan. Kaya God Hand Teru minus sinetron-effect.

10800181_960798823948653_166169865_o

Lie to Me. Seru rasanya liat Dr. Cal Lightman membaca raut wajah seseorang dalam hitungan detik. Kalo ketemu mungkin dalam hitungan detik saya langsung ketahuan sebagai seorang penggembala.

greys-anatomy-cast

  • Grey’s Anatomy. Yeah, yang saya cari cuma suasana dan ungkapan medis di ER, sisa dramanya sering kali saya skip kecuali ada mbak Christina Yang. Setelah season 3 saya vakum dulu nonton ini, menenangkan diri untuk tidak misuh-misuh sama yang namanya Meredith Grey.

dexter3-blood-744449

  • Dexter. Ahli forensik yang kelihatannya culun, tapi berperan ganda sebagai serial killer bagi orang jahat. Salah satu hal yang unik buat saya adalah kemampuannya menganalisa cipratan darah di suatu TKP. Baru nonton beberapa episode di season 1 dan saya yakin ini bukan tayangan ringan saat makan siang (been there, done that).
hannibal_sneak_peak_10
sabar ya neng, nasi goreng rempela ati bentar lagi jadi

Hannibal. Waktu nonton pertama kali, saya ga bisa tidur mikirin mas Will Graham yang mereka ulang adegan di TKP dalam pikirannya yang dibuat senyata mungkin. Tanduk rusa dan mimpi buruk pun datang setelah beberapa kali nonton ini sebelum tidur. TV series satu ini luar biasa, luar biasa bikin mendelik. Beberapa adegan sempat menjadi guyonan seperti mijet paru-paru, “saya bikin makan malam dari daging anak domba,” dan #muntahkuping. Walau sudah ada season baru, saya belum bisa menamatkan season 2 karena masih sebel sama Alana (LOL)

mv5bmtkyodgwmdmznv5bml5banbnxkftztgwmtexotmymje-_v1_sx640_sy720_csi_cyber_season_1_dvd

CSI. Saya iseng nonton CSI season 14 dan 15 episode pertama, demi Bapak D.B. Russell yang keren di CSI Cyber. Tapi ternyata saya kurang cocok dengan seri yang ini karena ada drama yang ga begitu penting menurut saya.

CSI Cyber. Sementara ini, CSI Cyber menjadi TV series favorit saya dan partner. Tiap episode beda kasus, dramanya sedikit dan tidak mengganggu jalan cerita, teknologinya masih baru, relatif dekat dengan kehidupan sehari-hari. Injeksi malware lewat wi-fi, penculikan lewat sosial media, perampokan dan ambil paksa organ donor lewat aplikasi fit n run dan transportasi online, penculikan dan human trafficking lewat kamera pengawas bayi, dsb.

Ada rekomendasi?

 

Advertisements

6 thoughts on “Favorite TV Series

  1. Sherlock. Lie To Me. Grey’s Anatomy. CSI. CSI Cyber. selera kita sama rupanya =))

    yang paling saya inget soal LTM adalah ulasan di TFI: Cal Lightman tidak dapat mencegah dihentikannya LTM di musim ke 3 nya *sad*

    btw, Trauma juga bagus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s